January 2010


A-Z

Dari kecil, aku terpesona oleh huruf-huruf. sudah lancar membaca di umur 4, 5 tahun, beryl kecil pasti sangat ‘girang’ kalau berhasil membaca plang nama di jalan, judul film, nama-nama dokter di rumah sakit, atau buku cerita bergambar yang ayah sering belikan. sejak itu aku suka berkawan dengan huruf, kata, cerita. betapa kata dan cerita tak pernah bosan diajak main, tidak pernah protes kalau mereka sedang bicara lalu aku tak sengaja ketiduran, atau menumpahkan susu di atasnya. Ayah, yang juga kumbang (bukan kutu buku lagi), mewariskan ini pada namaku.  beliau bilang, Beryl (sayang ga ketemu datanya) itu penulis dan desainer terkenal di tahun 60-an. dan diary, diharapkan jadi tema perjalananku selama hidup, dicatat dan tercatat. tapi itu kan versi ayahku.. suatu hari, di metro mini yang bising dan penuh (di tempat2 tidak nyaman justru yang sering mendatangkan lompatan2 huruf dan kata di kepalaku). aku terpikir segala kebaikan dari huruf di namaku. dan aku berhasil senyum-senyum sendiri (pemandangan biasa kan yaa di jakarta (hehe excuse))

vektor untuk B

for Brilliant

for Brave, Bravo

for Breaker (d bad ones, for sure)

for Big

for Bouncing

B for Best

B untuk baik, benar, bicara, bagus, besar, baru, banyak, bijak, belajar, bangga, berhasil, berani.

well, ga bermaksud narsis sama sekali. tapi hanya berusaha mencintai dan menghadiahi konsep diri yang positif. aku yakin semua huruf punya pesan unik sendiri2. coba urai namamu dan temukan betapa orang tuamu menyayangimu!

Advertisements

kata pertama: *pyuuuhhh* (versi down to earth nya *huff*…) 😛 stelah lumayan cape ngebersiin blog gw yg penuh sarang laba-laba, semak belukar, akar pohon, n asep ngebul (ok, agak lebay, ni sebenernya blog apa kuburan? T.T)

tapi pas td malem, ketika saya melihat letupan kembang api warna-warni di langit yang jadi atap jakarta bagian fx dan senayan, saya memutuskan untuk menulis lagi. setelah bulan mei, ada banyak banget kejadian menarik di hidup saya; seminar PR week yang menginspirasi, punya angka kembar yang jadi bahan isian di formulir sbg personal information, join di Perhumas Muda, lulus dan punya kepanjangan nama S.I.Kom, masa pertama bekerja, dateng ke acara-acara seru dan ke tempat-tempat seru dan nonton film-film blockbuster di sepanjang tahun 2009, either with my dearest fellows or ma cherie 🙂

ga maksud berkaleidoskop ala infotainment, tapi gw cuma mau rewind rekaman 2009, yang baru sekitar 12 jam lalu gw lewatin. kalo mw direnungin.. Allah baik banget sama gw di tahun ini.. once gw smpt tulis my wishes n resolutions buat 2009, ga sadar ternyata gw udah hampir capai semuanya (except pengen lebih langsing,, krn trnyata badan g berasa lebih “agak” berisi (berisi lemak dan daging).. hehe. gw terbiasa menulis resolusi panjang-panjang (learn, love, life) buat setiap tahun baru yg berganti, tapi di tahun ini keinginan g simpel. plan to take master of communication science. jadi g buat spesifik resolusi gw jadi belajar, dan mencari. dalam aspek yg lebih luas dan fleksibel.

lalu gw terpikir,  buat gw tahun 2010 berarti lebih banyak nabung (dengan jadwal ngajar private yg lbh banyak), lebih asertif (gosh! kapan bener-bener bisa kyk queen rania?), lebih mandiri (u can only count on yourself, pals)

tapi buat yang lain? must be different.

di perjalanan pulang tahun baru, g amati sekitar:

buat presiden, beliau harus lebih tegas nanganin urusan-urusan negara

buat para santrinya Gus Dur, mereka harus bisa meneruskan apa yang udah diajarkan Almarhum

buat tukang terompet, pesta sudah usai. waktunya beres-beres dagangan dan pulang. buat para pemulung, hari-hari tahun baru berarti banyak sampah yg bisa dipungut buat dijual besoknya.

buat para pebisnis, tahun ini ada target baru yg harus dicapai. buat anak-anak sekolah dan kuliah, mereka akan naik tingkat dan belajar hal-hal baru (lagi).

buat kamu? tanyakan ke diri sendiri dan coba buat resolusi. then see what will happen!

Feliz Ano Nuevo 2010! 😀